APAKAH ANDA SEORANG MUSLIM?
Islam mengajarkan bahwa hijrah di jalan Allah akan
mendapatkan pahala yang
amat besar. Nahh kita sebagai umat islam harus saling
mengingatkan dalam kebaikan.
Kita lirik sejarah para sahabat Nabi yang
mememeluk Agama Islam seperti Abu Bakr. Dia bernama Abdullah bin Utsman,
terenal dengan nama Abu Qahafah at
Taimiy berasal dari Bani Taimi bin
Murrah. Dialah laki-laki dewasa merdeka yang pertama kali masuk islam sekaligus sebagai pendukung pertama Rosulullah membantu Rosulullah dengan harta dan jiwanya.
Dia tegar bersama Rasulullah dan mempercayai Rasulullah saat orang lain
mengingkari atau meraguannya.
Rasulullah SAW menceritakan :
إِنَّ اللَّهَ بَعَثَنِي إِلَيْكُمْ
فَقُلْتُمْ كَذَبْتَ وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ صَدَقَ وَوَاسَانِي بِنَفْسِهِ
وَمَالِهِ
Sesungguhnya Allah telah mengutusku kepada kalian,
lalu kalian mengatakan : “ Engkau dusta” sedangan Abu Bakr mengatakan : “Dia
benar” lalu dia membantuku dengan harta dan jiwanya. (HR. Bukhari)
Dia jualah yang memberikan pembenaran terhadap
peristiwa isra’ dan mi’raj Nabi saat orang-orang kafir Quraisy berusaha
membuatnya ragu, namun ia sama sekali tidak bergeming. Sehingga tidak mengherankan
kalau kemudian ia mendapatkan gelar ash shiddiq.
Dari
cerita tersebut kita bisa melihat betapa beruntunglah kepada orang yang selalu
berniatan untuk selalu merubah dirinya menjadi jauh lebih baik dari sebelumya.
Apalagi pada jaman teknologi ini haruslah memperbanya mengingat Allah dimanapun
kita berada. Mengapa kita harus menjagai akhlak, iman dan ketakwaan kita?
Karena dengan menjaga hal tersebut kita akan selalu dekat dengan sang Maha
kuasa.
METAMORFOSA DIRI
Setiap fenomena yang terjadi di dinia ini merupakan kehendak
Allah SWT. Bulan yang mengitari
bumi, bumi yang mengitari mentari, setiap tetes hujan yang turun, yang turun
setiap jiwa yang ada kemudian tiada dan
masih sangat banyak yang
lainnya merupakan kehendak-Nya. Salah
satunya adalah metamorfosis.
Metamorfosis
merupakan sebuah fenomena alam yang sangat menakjubkan . beberapa mahluk hidup mampu merubah wujud menjadi bentuk yang lebih indah dan lebih fungsional. Tidak semua
makhluk hidup mampu bermetamorfosis melainkan hanya beberapa makhluk hidup yang
dikehendaki oleh-Nya. Makhluk yang dikehendaki Allah tidak hanya kupu-kupu,
katak atau hewan yang bermetamorfosis yang kita pelajari pada biologi namun
metamorfosis ini dapat terjadi kepada seluruh makhluk yang diehendaki.
Mengapa
bisa demikian? Apakah manusia merupakan perubahan wujud dari larva menjadi
manusia? Metamorfosis yang dimakksud metamorfosis perubahan wujud menjadi lebih sempurna atau lebih baik yang tidak seluruh berarti perubahan fisik. Manusia
bukan hasil perubahan dari larva, melainan makhluk sosial yang mampu
mengendalikan dan mengatur dirinya
sendiri. Manusia melakuan perubahan untuk dirinya sendiri bahan mampu
memengaruhi orang lain untuk berubah menjadi lebih baik.
Metamorfosis Diri, metamorfosis merupaan kebutuhan
dan kewajiban diri yang dapat diganggu gugat, karena sudah menjadi kewajiban manusia untuk berusaha berubah menjadi peribadi yang lebih baik dan lebih sempurna. Contohnya
manusia harus merubah sikap dan perilaku dari sikap dan perlaku bayi menjadi
dewasa, buruk menjadi baik. Metamorosis diri harus dilakukan dengan usaha atau
ikhtiar, tida terjadi secara otomatis, manusia menghadapi dua pilihan perubahan
dalam hidupnya, berubah menjadi baik atau lebih buruk.
Metamorfosis diri seorang muslim merupakan upaya
mengubah diri menjadi lebih sempurna atau lebih ideal yang mengarah untuk
menjadi seorang muslim yang ideal. Sejatinya seorang muslim ideal
adalah manusia yang mampu berperilaku dan berfikir yang tetap berada dalam koridor
Al-qur’an dan As-sunnah. Segala tindakan yang dia lakukan semata-mata hanya
untuk menggapai keridhoan Allah.
Kita
dapat melaksanakan tahap demi tahap, sedikit demi sedikit, tidak perlu
sekaligus. Buankah Al-qur’an diturunkan demi tahap? Bukankah kita belajar penjumlahan
dan pengurangan dulu sebelum mampu menguasi soal-soal aljabar yang super komplek?
Metamorfosis tidak selalu revolutif namun bisa juga evolutif.
Mengapa
metamorfosis diri sebagai muslim ini
kini menjadi lebih penting? karena lubang degra dasi moral manusia muslim semakin menganga dan semakin dalam.
Kita tahu bahwa banyak sekali sikap-sikap manusia muslim dewasa ini semakin
jauh dari harapan sebagai seorang muslim. Banyak yang menghabiskan wakktunya
untuk menghambur-hamburkan harta dan bahkan bertindak yang tidak diridhoi
Allah. Manusia muslim dewasa ini banyak
yang lebih senang mengisi waktu-waktu luangnya dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat wasted time dari pada mengisinya dengan memakmurkan majlis-majlis ilmu.
Lalu bagaimana agar bisa mermetamorfosis sebagai
muslim secara ideal?
·
Luruskan Niat
Setiap perbuatan merupakan implementasi dari niat sang pelaku. Apabila metamorfosis ini
niatnya bukan lillah, maka jangan harap
metamorfosis ini akan berhasil, apalagi kalau niatnya hanya karena ingin
dipuji. Banyak dari oarang-orang yang ditemukan berperilaku sebagai muslim
hanya untuk disayang sang calon mertua, mendapatkan nilai yang bagus dari dosen
atau ingin mendapatkan perhatian pacar.
Pastikan bahwa
segala sesuatu yang kita lakukan adalah semata-mata untuk mencapai keridhoan Allah, tida ada niat yang
mengiringi.
·
Lakukan mulai dari hal-hal kecil
Menjadi seorang muslim ideal sangatlah sulit. Memerlukan waktu yang lama
dan dilaksanakan secara konsisten dan kontinu. Banyak orang yang ingin segala
sesuatu itu dapat dikerjakan secara instan. Padahal tidak semua hal dapat
dikerjakan dengan instan. Lakukan dengan hal-hal kecil yang dimulai dari diri
sendiri. Misalnya biasakan untuk memungut sampah atau duri dijalan agar para pengguna jalan nyaman atau lebih
mudah lagi kita bisa mulai metamorfosis ini dengan melafadzan Bismillahirahmanirahim
setiap memulai kegiatan.
·
Lanjutkan dengan hal-hal yang sedang sampai hal-hal besar
Coba bermain dengan hal-hal yang tingkatnya sudah sedang. Misalnya, menambah
jam mengaji Al-qur’an, memengaruhi orang
lain agar berperilaku sebagai
muslim. Syukur-syukur kalau sedah ‘menangani’ hal-hal besar.
·
Jangan teburu-buru dan jangan terlalu memaksakan diri
Jangan suka menganggap
bahwa segala hal bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Kita tidak usah
terburu-buru menjadi seorang muslim yang ideal walaupun kita berlomba-lomba
dalam kebaikan. Lakukan secara cepat dan tepat. Walaupun kita
terburu-buru tetapi jangan juga dilambat-lambatkan. Jangan memaksakan diri, misalnya kita berperang secara fisik
melawan musuh Allah namun pada saat itu kita tidak memiliki kemampuan perang
sama sekali. Tapi hal ini harus ditanggulangi dengan cara banyak melatih,
setumpul apapun punggung perang kalau sering diasah pasti tajam.
·
Lakukan secara konsisten dan kontinu
Bagaimanapun setiap kegiatan yang
dilakukan asl-asalan dan saka : saka inget, saka hayang sulit untuk
menghasilkan prosuk yang berhasil. Harus ada komitmen untuk melaksanakan proses
metamorfosis secara berkelanjutan. Kalau perlu paksa saja diri ini, tapi harus
lihat juga situasi dan kondisi.
·
Jangan sombong dan jangan ekslusif
Kalau kita sudah di atas, maka kita
akan mulai menghadapi sebuah penyakit
baru yaitu star syndrom. Apabila kita sudah mulai menemukan jalan Allah atau sudah bisa berdakwah ke banyak oarang, pastikan
bahwa apapun yang kita lakukan adalah lillah, jangan mendewakan diri sendiri,
pamer ibadah dan gengsi untuk berteman dengan orang yang
kurang paham dengan islam.
·
Saatnya menjaring orang-orang untuk ikut bermetamorfosis
Ilmu yang tidak diamalkan atau dimakan sendiri bagaikan
pohon tak berbuah. Muslim sejati tidak akan hanya memikirkan dirinya sendiri,
tetapi memikirkan orang-orang disekitarnya. Ingat, Allah tidak akan memasukan kita kesurga-Nya apabila Allah tak
ridho, karena sesungguhnya keridhoan-Nyalah
yang mampu membawa kita kedalam kebahagiaan.
·
Pastikan metamorfosa kita berlangsung selamanya
Metamorfosis seorang muslim terdiri dari dub-sub metamorfosis yang sangat
banyak metamorfosis-metamorfosis lain yang mengantri untuk dilakukan.
PELANGI KEHIDUPAN
Kehidupan
manusia bagaian pelangi, pelangi merupakan suatu fenomena alam yang berupa cahaya yang
tampak di langit terdiri dari
beraneka warna yang saling berjajar. Walaupun pelangi terdiri dari
beraneka warna yang berbeda-beda, namun manusia yang merubah dirinya menjadi lebih baik bagaikan cahaya
pelangi yang indah dipandang oleh mata. Setiap pelangi yang
selalu menyihir setiap pasang mata yang memandangnya untuk mengaguminya. Warna yang ada pada manusia
jika disatukan dapat menghasilan
perpaduan warna yang indah
baik, buruk, cantik, tampan, jelek, pandai, bodoh seta berbagai
kekurangan dan kelebihan. Akan tetapi yang taat pada sang ilahi akan
memancarkan sinar cahaya yang beragam warna yang indah. Sinar sebagai pancaran
membawa kejalan sang ilahi rabbi dari jalan yang gelap gulita menuju
jalan terang menderang dan keindahan membuat orang terkagum-kagum
sehinggaorang-orang mengikuti.
BAGAIMANA
MEMPERBAKI
AKHLAK YANG BURUK?
Berikut ini
ada enam kiat untuk
memperbaiki akhlak yang buruk
·
Kiat Pertama
Akhlak
yang baik bisa
didapatkan lewat pergaulan
dengan orang-orang yang baik. Sebab tabiat itu bisa
diibaratkan pencuri, yang bisa mencuri
kebaikan dan keburukan. Hal ini
dikuatkan dengan sabda Rasulullah SAW
“seseorang itu berada pada
agama teman karibnya
maka hendaklah salah satu
seorang di antara kalian melihat
siapa yang menjadi temannya” (HR. Abu Daud, Tirmizi dan Ahmad)
·
Kiat Kedua
Mempehatikan
sebab-sebab yang mendatangkan
keutamaan berpengaruh terhadap
jiwa serta dalam merubah tabiatnya sebagaimana bermalas-malasan yang
kemudian menjadi kebiasaan
hingga tidak ada
kebaikan yang didapatkan.
·
Kiat Ketiga
Terkadang
akhlak yang baik
itu terwujud karena mencari yang dilakukan dengan latihan yaitu membawa jiwa kepada amal-amal yang
bisa mendatangkan sifat
yang dimaksudkan. Siapa yang ingin memiliki sifat dermawan dan murah
hati maka dia harus memaksa
dirinya untuk berkorban agar dia terbiasa dengannya. Siapa
yang ingin memiliki sifat tawadhu
maka dia harus memaksa dirinya
bersikap seperti orang yang
tawadhu. Begitu juga halnya
dengan sifat-sifat terpuji lainnya. Kebiasaan untuk itu akan membawa
pengaruh yang sangat besar. Sebagaimana orang yang
ingin menjadi penulis. Maka dia harus melatih
dirinya dalam tulis-menulis. Jika ingin menjadi ahli
fiqih harus rajin berbuat seperti
yang diperbuat para ahli fiqih hingga didalam hatinya tertanam sifat
orang yang mendalami dan
memahami ilmu. Tetapi harus
diingat dia tidak bisa mendapatkan pengaruh
latihan itu dalam tempo
sehari dua hari. Pengaruhnya akan tampak setelah sekian lama, sebagaimana tinggi
badan yang tidak
bisa diperoleh hanya dengan
latihan dalam tempo sehari
dua hari, tetapi latihan secara kontinu akan membawa
pengaruh yang besa
·
Kiat Keempat
Yang sangat diperlukan orang
yang melatih jiwanya sendiri
adalah kekuatan hasrat selagi dia maju mundur tentu dia akan berhasil. Selagi merasa hasratnya
melemah maa dia harus sabar . jia hasratnya semakin merosot maa dia
menghukumnya agar tidak terulang seperti kata seseorang kepada dirinya sendiri “ Mengapa engkau
mengataan sesuatu yang tida perlu? Akan ku
hukum jiwamu dengan puasa”.
·
Kiat kelima
Suatu penyakit yang membuat badan kesakitan harus diobati dengan kebalikannya jika badan
terasa panas maka harus
diobati dengan yang dingin. Jika badan kedinginan
maka harus diobati dengan yang
panas. Begitu akhlak-akhlak yang
hina yang termasu penyait
hati harus diobati dengan
kebaliannya. Penyakit kebodohan harus diobati dengan ilmu
penyakit kikir harus diobati dengan kedermawanan,
penyakit takabur harus
diobati dengan tawadu, penyakit rakus
harus diobati dengan menghentikan hal-hal menggugah
nafsu.
Yang perlu
dicatat seseorang harus bisa menahan diri merasaan pahitnya obat dan bersabar menahan diri dari hal-hal yang diinginnannya
demi pemulihan badannya yang sedang
sakit. Begitu pula kesabaran dalam berusaha mengobati penyait hati yang
justru inilah yang lebih
penting, sebab penyait badan bisa lepas karena kematian tetapi penyakit
hati bisa berkelanjut dengan siksa yang abadi s etelah kematian.
·
Kiat Keenam
Jalan
pertengahan dalam akhlak merupakan
tanda kesehatan jiwa. Beralilah dari jalan pertengahan ini
merupaan tanda penyakit
perumpamaan pengobatan jiwa itu
seperti pengobatan badan. Sebagaimana badan yang tidak diciptakan dalam keadaan sempurna yang
bisa dibuat sempurna dengan latihan dan makanan, begitupun jiwa yang
diciptakan dalam keadaan urang namun bisa dibuat sempurna
yaitu dengan pensucian membimbing
akhlak serta menyupainya dengan
ilmu.
TIPS MEMPERBAIKI AkHLAK
MENJADI LEBIH BAIK
1. Ikut
Kajian
Ikutlah kajian-kajian yang bisa mengantarkan diri kita menjadi pribadi yang
berakhlak mulia. Kajian yang diikuti sebaiknya semacam Halaqah
Liqo atau kajian-kajian kelompok
kecil lainnya. Kajian seperti ini biasa
berdasarkan level pemahaman yang sama sehingga pada saat belajar tidak merasa malu karena sama-sama
sedang belajar. Kajian kelompok seperti ini juga bisa menguatan ukhuawah sekaligus bisa saling memotivasi agar terus
istiqomah di jalan Allah SWT . selain kajian seperti ini sebaiknya ikut juga kajian-kajian umum yang
diselenggarakan di Masjid Ta’lim, kampus,
rumah dan sebagainya.
2. Belajar dari yang penting Urgen
Menurut pandangan
saya berdasaran pengalaman
nyata belajar yang paling utama untuk memperbaiki akhlak menjadi
lebih baik, maka yang harus kita pelajari ialah belajar Al-Qur’an terutama
belajar tahsin agar kita bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Selanjutnya belajar tentang tata
cara ibadah yang sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan contohnya Nabi
Muhammad SAW. Setelah itu kita bisa belajar ilmu-ilmu yang lain
seperti Muamalah, Aqidah, Fiqih dan
sebagainya.
3. Rajin Membaca dan Membeli Buku
Buku adalah sumber ilmu pengetahuan tidak ada seorang ulama atau profesor
yang tidak membaca atau membeli buku. Oleh sebab itu salah
satu hal yang
bisa kita lakukan memperbaiki diri
banyak-banyaklah membaca buku terutama buku yang beraitan dengan persoalan
hidup yang saat kita hadapi, misalkan buku tentang pembangungan akhlak. Seprti
itu kita juga harus bersungguh meniakan diri untu membeli buku minimal 1 buku
dalam satu bulan.
4. Belajar Sirah Nabawi, Sahabat dan Sohabiyah
Kisah para rosul
dan sahabat baigi saya telah
memberikan inspirasi yang sangat luar biasa, maka sudah
selayaknya bagi anda dan kita
semua yang ingin memperbaiki akhlak bacalah
kisah-kisah para nabi, kita bisa belajar tentang makna kehidup. Sudah sepatutnya juga anda memiliki
buku-bukunya dan jangan dibiasakan untuk sering meminjam, yakinlah bahwa buku merupakan
harta yang sangat berharga bagi kita dan anak cucu kita.
5. Bersahabat dengan Orang-orang Soleh atau Sholehah
Inihlah cara
yang sangat jitu untuk memperbaiki akhlak, cobalah tengok
sejenak dengan siapa anda bersahabt selama ini, maka kemungkinan besar akhlak
anda hampir sama dengan teman-teman
anda. Yu kita bersahabat dengan orang-orang baik yang bisa membawa kita e
surganya Allah SWT.
6. Teruslah Semangat Menuntut Ilmu
Dalam Agama Islam menuntut ilmu sudah diwajibkan ketika manusia lahir
sampai dengan manusia masuk ke liang lahat. Oleh sebab itu jangan pernah
berhenti untuk menuntut ilmu walaupun
titel yang kita miliki sudah berjejer dan keayaan kita sudah melimpah. Ingatlah bahwa hanya orang-orang yang beriman
dan berilmu yang akan
Allah angkat derajatnya.
METAMORFOSA PELANGI
Metamorfosa yaitu suatu siklus
perubahan ulat menjadi kupu-kupu, begitu pun dengan kita harus memiliki perubahan semakin hari semakin baik. Hidup memang pilihan namun kita harus berpikir logis bahwa hidup didunia hanya sementara,
sebagai manusia harus berhijrah menjadi lebih baik.
Berawal dari yang buruk atau bisa dikatakan seperti ulat yang tidak
disukai banyak orang. apabila kita
berubah terus menerus menjadi lebih baik maka akan terus- menerus sadar akan diri sebagai
makhluk Allah , memang dalam perubahan menjadi
lebih baik akan banyak rintangan
yang akan dihadapi yaitu celaan
dari orang, hinaan orang lain dan
lain-lain. Namun setelah terlihat
benar-benar tobat maka banyak orang yang menghormati seseorang
yang telah bertaubat dengan sungguh-sungguht atau
berubah menjadi lebih baik. Kita pun bisa melihat apabila ulat telah berubah menjad i kupu-kupu yang indah maka akan banyak disukai oleh
orang-orang diseitarnya.
Sebagai contoh Alm. Ustadz jepri
adalah salah satu orang
yang bertaubat dengan sungguh-sungguh, yang berawal dari
kehidupan yang gelap gulita tanpa adanya dasar Agama sedikit
pun, menggunakan naroba yang dilarang
oleh Agama Islam, mabuk-mabukan hingga beliau
menjadi seorang pendakwah
besar bahkan banyak yang
menggundang beliau untuk berdakwah. Dari awal bertaubatnya banya sakali
godaan, hinaan, ejekan orang lain. Namun beliau mengabaikan rintangan tersebut
hingga beliau menjadi seorang Ustadz besar di indonesia dan di hormati,
dikagumi oleh banyak orang, hingga saat
beliau meninggal banyak orang yang berbondong-bondong untuk mengantaran beliau
ketempat terakhir beliau istirahat.
MAKNA HIJRAH
Hijrah sebagai
salah satu prinsip hidup harus senantisa ita maknai
dengan benar. Secara bahasa hijrah berarti meninggalan. Seseorang diataan
hijrah jika telah memenuhi 2 syarat, yaitu yang pertama ada sesuatu yang ditinggalan dan
kedua ada sesuatu yang dituju.
Kedua-duanya harus dipenuhi oleh orang
yang berhijrah. Meninggalan segala hal
yang buruk, negative, maksiat,
kondisi yang tidak
kondusif menuju keadaan
yang lebih baik, positif dan kondisi yang
kondusif untu k menegakan
ajaran islam.
Adapun hijrah memperbaiki diri yaitu
merubah sikap, tingkah laku menjadi lebih baik. Merenunkan kesalahan masa lalu
untuk mencapai diri yang lebih layak dan
lebih baik. Makna merubah diri akan merasaan ketenangan di dunia dan akhirat, dicintai
olehh Allah, dapat merasakan kenikmatan iman islam yang ada pada diri.
Syair Taubat
Kupersembahkan
kepadaMu harapanku wahai Tuhan
Sekalipun aku seorang yang berdosa wahai Dzat yang Maha Pemberi dan Pemurah
Tatkala sesak dadaku dan sempit perjalanan hidupku
Kujadikan rayuanku sebagai jalan mengharap kebaikanMu dan kasih sayangMu.
Bukankah Engkau yang memberi aku makan dan hidayah??
Dan memang selamanyalah Engkau yang memberi anugerah dan ni’mat itu kepadaku
Semoga Yang Memiliki Ihsan mengampunkan kesalahanku
Dan menutup dosa-dosaku dan setiap perkara yang telah lalu
Sekiranya Engkau ampunkan aku, ampunkan dari kedurhakaan
Kezaliman, penganiayaan yang tak pernah terpisah dariku
Dan jika Engkau membalas siksa terhadapku, aku tidak akan berputus asa
Sekalipun kesemuanya memasukkan diriku bersama salahku ke dalam neraka
Dia menjadi ramah ketika mengingat Tuhannya
Tetapi bila bersama yang lain di dunia ini dia membisu
Dia berkata: Kekasih, Engkaulah harapanku
Cukuplah hanya Engkau bagi orang-orang yang berharap; harapan dan kekayaan.
Kupelihara kasihku yang dicemari nafsu
Dan aku jaga janji kasih yang telah tercalar
Disaat kujaga, aku rindu, dan di saat kulelap aku berharap
Yang sesalu mengiringi langkahku; bersemangat dan berirama,
Maka dosaku adalah besar dari dulu dan kini
Dan keampunanMu yang mendatangi hamba,
meninggikan dan memuliakan (martabatnya).
Sekalipun aku seorang yang berdosa wahai Dzat yang Maha Pemberi dan Pemurah
Tatkala sesak dadaku dan sempit perjalanan hidupku
Kujadikan rayuanku sebagai jalan mengharap kebaikanMu dan kasih sayangMu.
Bukankah Engkau yang memberi aku makan dan hidayah??
Dan memang selamanyalah Engkau yang memberi anugerah dan ni’mat itu kepadaku
Semoga Yang Memiliki Ihsan mengampunkan kesalahanku
Dan menutup dosa-dosaku dan setiap perkara yang telah lalu
Sekiranya Engkau ampunkan aku, ampunkan dari kedurhakaan
Kezaliman, penganiayaan yang tak pernah terpisah dariku
Dan jika Engkau membalas siksa terhadapku, aku tidak akan berputus asa
Sekalipun kesemuanya memasukkan diriku bersama salahku ke dalam neraka
Dia menjadi ramah ketika mengingat Tuhannya
Tetapi bila bersama yang lain di dunia ini dia membisu
Dia berkata: Kekasih, Engkaulah harapanku
Cukuplah hanya Engkau bagi orang-orang yang berharap; harapan dan kekayaan.
Kupelihara kasihku yang dicemari nafsu
Dan aku jaga janji kasih yang telah tercalar
Disaat kujaga, aku rindu, dan di saat kulelap aku berharap
Yang sesalu mengiringi langkahku; bersemangat dan berirama,
Maka dosaku adalah besar dari dulu dan kini
Dan keampunanMu yang mendatangi hamba,
meninggikan dan memuliakan (martabatnya).
DATAR PUSTAKA
Surana Dedih, 2013. Berhijrah . Jakarta :
Penerbar Swadaya
Supriono Imam, 2008. Menggapai Hidup Menjadi Lebih Baik dan
cemerlang. Jaarata : Pusaka Progresif.
https://motivatorkreatif.wordpress.com/2014/11/03/6-tips-memperbaiki-akhlak-menjadi-lebih-baik/.
diakses pada hari senin tanggal 17
Oktober 2016 pukul 01: 27 WIB